Banyak importir pemula masih bingung memahami perbedaan FOB vs EXW saat membeli barang dari pemasok China. Padahal kedua istilah Incoterms ini sangat menentukan biaya, risiko, dan proses pengiriman barang. Dengan memahami konsepnya secara sederhana, UMKM dapat memilih metode yang paling aman dan sesuai kebutuhan.
Table of Contents
Toggle- Apa Itu EXW (Ex-Works)?
- Apa Itu FOB (Free On Board)?
- Perbedaan FOB vs EXW dalam Satu Tabel (Simple)
- Kelebihan & Kekurangan EXW
- Kelebihan & Kekurangan FOB
- Contoh Kasus EXW vs FOB untuk UMKM
- Tips Memilih EXW atau FOB untuk Importir Pemula
- Tabel Ringkas Perbedaan Biaya EXW vs FOB
- FAQ Seputar perbedaan FOB vs EXW
- Kesimpulan
Apa Itu EXW (Ex-Works)?
EXW adalah kondisi di mana supplier hanya bertanggung jawab menyediakan barang di gudang mereka. Semua biaya dan risiko mulai dari pengambilan barang hingga sampai ke Indonesia ditanggung oleh pembeli.
- Buyer menjemput barang dari gudang supplier.
- Semua biaya logistik ditanggung buyer.
- Supplier tidak mengurus pengiriman domestik China maupun ekspor.
EXW cocok untuk importir yang sudah berpengalaman atau menggunakan jasa forwarder terpercaya yang bisa menjemput barang langsung ke gudang supplier.
Apa Itu FOB (Free On Board)?
FOB adalah kondisi di mana supplier bertanggung jawab mengirim barang hingga ke pelabuhan atau bandara keberangkatan di China. Setelah barang naik kapal/pesawat, barulah risiko beralih ke pembeli.
- Supplier mengantar barang ke pelabuhan.
- Biaya ekspor (export clearance) ditanggung supplier.
- Buyer hanya menanggung biaya setelah barang naik kapal/pesawat.
FOB cocok untuk pemula karena supplier membantu proses awal, sehingga risiko lebih kecil dibanding EXW.
Perbedaan FOB vs EXW dalam Satu Tabel (Simple)
Untuk mempermudah, berikut ringkasan paling sederhana mengenai perbedaan kedua istilah ini:
| Elemen | EXW | FOB |
|---|---|---|
| Tanggung jawab supplier | Hanya menyiapkan barang di gudang | Mengantar barang ke pelabuhan + urus ekspor |
| Tanggung jawab buyer | Semua biaya & risiko sejak awal | Biaya & risiko setelah barang naik kapal/pesawat |
| Risiko | Lebih tinggi untuk pembeli | Lebih rendah untuk pemula |
| Kenyamanan | Butuh jasa forwarder yang kuat | Lebih aman & mudah bagi pemula |
Kelebihan & Kekurangan EXW
Meskipun tampak lebih fleksibel, EXW punya konsekuensi tertentu yang harus dipahami sebelum mengambil keputusan.
- Kelebihan EXW: – Lebih mudah membandingkan harga supplier. – Kontrol penuh ada di tangan pembeli. – Cocok jika buyer punya jaringan logistik yang kuat.
- Kekurangan EXW: – Biaya domestik China ditanggung buyer. – Risiko kerusakan sejak awal sangat tinggi. – Supplier tidak membantu proses ekspor.
Karena itu, EXW sering digunakan oleh importir berpengalaman atau perusahaan besar.
Kelebihan & Kekurangan FOB
FOB adalah istilah yang paling umum dipakai oleh importir Indonesia karena lebih aman dan mudah.
- Kelebihan FOB: – Supplier mengantar barang ke pelabuhan. – Export clearance ditanggung supplier. – Risiko buyer lebih ringan sebelum pengiriman internasional.
- Kekurangan FOB: – Harga supplier kadang lebih tinggi karena sudah termasuk biaya ekspor. – Ada supplier kurang transparan soal biaya tambahan.
Bagi pemula, FOB biasanya menjadi pilihan paling aman dan nyaman.
Contoh Kasus EXW vs FOB untuk UMKM
Untuk lebih mudah memahami, berikut contoh alur biaya dan tanggung jawabnya:
- Contoh EXW: Anda membeli 5 karton barang dari supplier Yiwu. Supplier hanya memberikan barang di gudang. Hugo Express harus menjemput barang tersebut, membayar ongkos driver, inspeksi, hingga urus dokumen ekspor. Semua biaya dibebankan kepada Anda.
- Contoh FOB: Supplier mengantar barang ke pelabuhan Ningbo dan mengurus dokumen ekspor. Hugo tinggal mengurus ongkir internasional dan pengiriman ke Indonesia. Biaya lebih jelas dan risiko lebih kecil.
Dari dua contoh ini, pemula biasanya akan lebih nyaman memilih FOB.
Tips Memilih EXW atau FOB untuk Importir Pemula
Agar tidak salah pilih, berikut rekomendasi berdasarkan kebutuhan UMKM:
- Pilih FOB jika Anda baru mulai impor dan belum paham proses logistik.
- Pilih EXW jika supplier tidak melayani FOB atau Anda ingin menekan biaya dengan forwarder yang lebih efisien.
- Cek reputasi supplier: supplier profesional biasanya memahami FO.
- Konsultasikan ke forwarder sebelum memilih Incoterms.
Pemilihan EXW atau FOB sangat berpengaruh pada biaya total, sehingga penting memahami detailnya.
Tabel Ringkas Perbedaan Biaya EXW vs FOB
| Biaya | EXW Ditanggung | FOB Ditanggung |
|---|---|---|
| Pickup gudang supplier | Buyer | Supplier |
| Trucking ke pelabuhan | Buyer | Supplier |
| Biaya ekspor | Buyer | Supplier |
| Ongkir internasional | Buyer | Buyer |
| Import & bea cukai | Buyer | Buyer |
FAQ Seputar perbedaan FOB vs EXW
- Mana yang lebih aman bagi pemula?
FOB, karena supplier mengurus pengiriman awal dan dokumen ekspor. - Apakah EXW lebih murah?
Terkadang iya, tapi biaya tambahan bisa lebih besar jika buyer tidak punya forwarder kuat. - Bolehkah ganti istilah setelah deal?
Bisa, asalkan disetujui supplier dan fresh invoice dibuat. - Apakah semua supplier melayani FOB?
Tidak, terutama toko retail kecil di 1688/Taobao. - Apa istilah terbaik untuk UMKM?
FOB atau EXW dengan dukungan forwarder berpengalaman.
Kesimpulan
Memahami perbedaan FOB vs EXW sangat penting untuk menentukan siapa yang menanggung biaya dan risiko selama proses impor. FOB biasanya lebih aman untuk pemula, sementara EXW cocok untuk importir yang membutuhkan fleksibilitas dan biaya yang lebih terkontrol.
Jika Anda masih bingung memilih EXW atau FOB, Hugo Express siap membantu menjelaskan, mengecek supplier, hingga mengurus pengiriman dari China ke Indonesia—door-to-door, mulai dari 1 box saja. Hubungi WhatsApp 0819-1892-8389 untuk konsultasi gratis!